Selasa, 06 Januari 2009

Downloads

Download Masteri Kuliah Kebidanan

Terimakasih kepada Dosen dan Staf pengajar ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan FObstetri dan Ginekologi atas ilmu, bimbingan, didikan dan waktu yang diberikan.

-

  1. Fisiologi Janin (dr. Sri Wahyu Maryuni, SpOG) [view]

  2. Fisiologi Nifas (dr. M. Yusuf, SpOG) [view]

  3. Hiperemesis Gravidarum (dr. Imelda E.B. Hutagaol, SpOG) [view]

  4. Hiperemesis Gravidarum (dr. Eddy R. Pangaribuan, SpOG) [view]

  5. Janin Dalam Akhir Kehamilan (dr. Noviardi, SpOG) [view]

  6. Kardiotokografi Janin (dr. Zulmaeta, SpOG, KFM) [view]

  7. Laktasi (dr. M. Yusuf, SpOG) [view]

  8. Mekanisme Persalinan Normal (dr. Syukri Delam, SpOG) [view]

  9. PARTOGRAF (dr. Syukri Delam, SpOG) [view]

  10. Pembuahan, Nidasi dan Plasentasi (dr. Zulmaeta, SpOG, KFM) [view]

  11. Perubahan Anatomik Pada Wanita Hamil (dr. Noviardi, SpOG) [view]

  12. Pimpinan Persalinan (dr. Teguh Santoso, SpOG) [view]

  13. Plasenta dan Cairan Amnion (dr. Syamsul Bahri, SpOG) [view]

  14. Fisiologi Haid (dr. M. Yusuf, SpOG) [view]

  15. USG dan CTG Dalam Obstetri (dr. Zulmaeta, SpOG, KFM) [view]

  16. Ketuban Pecah Dini (KPD)/Premature Rupture of Membrane dan Induksi Persalinan [view]

  17. Abortus dan Kelainan Lamanya Kehamilan (dr. Noviardi, SpOG) [view]

  18. Kanker dan Kesehatan Reproduksi (dr. Eddy R. Pangaribuan, SpOG) [view]

  19. Deteksi Dini Kanker (dr. Eddy R. Pangaribuan, SpOG) [view]

  20. Distosia [view]

  21. Endometriosis (dr. Imelda E.B. Hutagaol, SpOG) [view]

  22. Flour Albus dan Sitologi Vagina [view]

  23. Gangguan Dalam Kala III Persalinan [view]

  24. Gangguan Haid dan Siklusnya (dr. Ruza Prima Rustam, SpOG) [view]

  25. Gawat Janin dan Asfiksia Neonatorum [view]

  26. Infeksi Nifas [view]

  27. Infertilitas (dr. Imelda E.B. Hutagaol, SpOG) [view]

  28. Kehamilan Ektopik [view]

  29. Penyakit dan Kelainan Alat Kandungan (dr. Sri Wahyu Maryuni, SpOG) [view]

  30. Kontrasepsi [view]

  31. Mioma Uteri [view]

  32. Mola Hidatidosa [view]

  33. Pemantauan Kesehatan Janin [view]

  34. Penyakit Saluran Nafas Dalam Kehamilan [view]

  35. Penyakit Ginjal dan Saluran Kencing Dalam Kehamilan [view]

  36. Penyakit Kardiovaskuler - Kehamilan (dr. Syukri Delam, SpOG) [view]

  37. Penyakit Serta Kelainan Plasenta dan Selaput Janin [view]

  38. Potensi Kortikosteroid Topikal :: - :: download
  39. Sistem Skoring Diagnosis TB Anak :: - :: download
  40. Jadwal Imunisasi 2007 :: - :: download
  41. Alamat Dinkes :: - :: download
  42. Peraturan Menteri Kesehatan no 512 :: - :: download
  43. Formulir SIP :: - :: download
  44. Tempat Makan di Surabaya :: - :: download (updated! August 15, 2007)
  45. Tata Laksana Asma pada Anak :: - :: download
  46. Derajat Serangan Asma pada Anak :: - ::download
  47. Kurva Pertumbuhan Anak :: - :: download
  48. Kartu Deteksi Resiko Alergi :: - :: download
  49. Jadwal KB Suntik 3 Bulan :: - :: download
  50. The International Prostate Symptom Score :: - :: download

-

-

Perhatian:

  1. Hak cipta dari seluruh Kuliah ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan FK UNRI di atas sepenuhnya kepada Dosen dan Staf Pengajar Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan FK UNRI/ RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Admin Blog hanya sebatas dokumentasi menyebarkan.
  2. Jika ada pihak yang tidak berkenan dimuatnya Kuliah ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan FK UNRI (pemegang hak cipta) di Blog ini, maka ADMIN blog akan menghapus konten tersebut ini dari Blog.
based on: kuliahbidan.wordpress.com

Varises Vagina Saat Hamil

Pada ibu hamil, varises tak hanya menyerang bagian kaki tapi juga vagina dan anus. Jika tidak diwaspadai, kondisi ini bisa menjadi berbahaya karena dapat menghambat proses persalinan secara normal atau pervaginam.

Agar lebih waspada terhadap varises sebaiknya kenali gejala dan cara menghindarinya

Apakah varises itu?
Varises adalah pembuluh darah balik di bawah kulit atau selaput lendir (mukosa) yang melebar dan berkelok atau melingkar akibat kelainan katup dalam pembuluh darah tersebut. Biasanya varises terjadi pada tangan dan kaki, namun pada beberapa orang dapat terjadi di tempat-tempat lain seperti pada lambung, rektum (usus besar dekat anus), vagina, skrotum, dan vulva (bibir kemaluan). Gatal-gatal atau perubahan warna kulit menjadi kebiruan adalah ciri-ciri varises yang paling mudah dikenali.

Gejala varises vagina

  • Biasanya si ibu atau dokter mendeteksi dengan cara meraba vagina, jika terasa ada tonjolan maka bisa dipastikan ibu hamil mengalai varises vagina.
  • Ibu hamil mengeluh cepat lelah dan pucat.

Mengapa ibu hamil mengalaminya?
Sekitar 20-30% ibu hamil mengalami varises. Umumnya varises terjadi di daerah panggul dan anggota gerak bagian bawah. Hal ini karena pembuluh-pembuluh darah di daerah inilah yang berhubungan erat dengan rahim. Selain itu, kehamilan menyebabkan perempuan mengalami perubahan hormonal, terutama peningkatan hormon progesteron. Nah, perubahan hormonal inilah yang membuat elastisitas dinding pembuluh darah makin bertambah, sehingga dinding pembuluh darah (baik arteri maupun vena) makin lentur. Akibatnya, pembuluh darah jadi tambah besar dan melebar.

Pelebaran pembuluh darah ini perlu untuk memenuhi kebutuhan janin, agar aliran darah dan volume darah yang memang makin meningkat pada wanita hamil dapat tersuplai dengan baik, hingga pertumbuhan janin pun berlangsung normal.

Faktor risiko
Ada banyak faktor risiko (bukan penyebab) yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya varises selama kehamilan yaitu faktor keturunan, kegemukan (obesitas), sikap tubuh yang salah misalnya terlalu lama duduk atau lama berdiri, penggunaan pil KB atau pengobatan dengan estrogen, pemilihan pakaian hamil yang salah, misalnya terlalu ketat. Hamil lebih dari dua kali serta kehamilan di atas usia 40 tahun.

Pengaruh pada proses persalinan
Ibu hamil yang mengalami varises vagina, masih dapat melalui persalinan normal. Namun apabila varises pada vagina yang diderita cukup berat, biasanya dokter menyarankan tindakan operasi sesar untuk meminimalisasikan risiko pecahnya dinding pembuluh darah akibat trauma/laserasi jalan pada saat bayi lahir. Varises vagina jika lambat terdekteksi dapat mengakibatkan perdarahan yang menyebabkan kematian si ibu.

Tindakan pencegahan
Hingga saat ini belum ada alat khusus untuk mencegah varises vagina pada ibu hamil. Namun bila ibu hamil rajin mengangkat kaki dengan cara menaruhnya di atas bantal kala tidur-tiduran atau membaca buku, sedikit banyak bisa membantu melancarkan aliran darah. Cara ini terbukti dapat mengurangi beban yang harus ditopang kaki. Hindari penggunaan sepatu, sebaiknya dengan hak maksimal 2 cm agar aliran darah tak terhambat. Kemudian saat tidur, usahakan jangan berbaring hanya dalam satu posisi untuk menghindari tekanan pada pembuluh darah di satu tempat.

conectique.com

Tahun Baru 2009

Dalam hitungan hari tahun 2008 akan segera ditinggalkan dan bergulir menuju tahun selanjutnya yaitu tahun 2009. Berikut ini ada kalender 2009 dalam bentuk Excel yang mungkin bisa dipergunakan untuk menyusun rencana tahun 2009.

Kalender 2009

Kalender ini bisa diedit-edit sendiri, diganti foto dan sebagainya dengan Microsoft Excel, OpenOffice Calc dan sejenisnya, kemudian dapat pula diprint dalam selembar kertas A4. Idenya dari sebuah file excel yang entah dari mana aslinya (karena cuma dikirimi D ) kemudian saya edit sehingga hasilnya seperti diatas.

Download

based on Erlina's Blog (kuliahbidan.com)

Senin, 05 Januari 2009

WHEN YOU'RE FALLIN' IN LOVE

Kata orang, cinta itu ibarat kentut. Kalau ditahan akan terasa sakit tapi apabila dikeluarkan bakal memalukan.

Sakit bukan main, sakit minta ampun. Mungkin perlu dokter cinta untuk mengatasi virus merah jambu ini. Sesakit dan separah itukah? Atau itu hanya pendramatisasian perasaan aja?


Have you ever your knee goes weak, your stomach does flip-flops, and your palm sweats? Kalo memang hal itu yang kamu rasakan ketika berhadapan dengan si dia, mungkin itu bisa dikatakan jatuh cinta. Gila!!Parah, kacau bin norak abis kan?? Lutut terasa lemas, perut terasa diaduk-aduk, dan telapak tangan berkeringat.


Perasaan itulah yang membuat para remaja kehilangan kendali. Semuanya mereka keluarkan, ada rasa nggak enak. Tapi akan lebih nggak enak kalau cuma dipendam. Apalagi masa-masa SMP menanjak SMA. Masa-masa itu adalah yang paling seru nyebar target inceran. Setelah keker sana keker sini, target ditetapkan, panah cupid disiapkan, langsung tembak deh! Wuiiihh, gampang banget ya rasanya. Tapi nggak semuanya mujur, ada malah yang kena apesnya.


Cinta memang nggak segampang ilmu pasti, nggak semudah matematika atau malah nggak se-easy sulap. Percaya deh, walau aku yakin banyak yang protes.


Matematika yang notabene bisa bikin rambut selalu keriting walau sesering apapun dibonding, rambut jigrak-jigrak kaku, atau malah bikin rontok dan alhasil botak, itu nggak begitu menyusahkan. Justru sebaliknya, matematika dan ilmu pasti lainnya akan menyenangkan jika kita tahu benar rumus apa yang harus kita gunakan untuk menyelesaikan suatu soal.
Begitu juga sulap, atau ilmu yang hanya diketahui oleh beberapa orang yang dianggap “beruntung”. Mereka bisa membaca pikiran orang lain dengan mudah.


Dua hal tersebut bisa dijadikan pembanding dalam cinta dan kehidupan. Bedanya dalam kehidupan nyata, nggak ada rumus pasti untuk mengetahui apakah si dia juga suka denganku, apakah hal a, b, atau c akan membuatnya senang, ataukah hal yang aku lakukan ini adalah benar? Terkadang malah hal yang kita perbuat adalah sebaliknya, melenceng jauh dari perhitungan yang ada. Para ahli pasti tahu berapa kedalaman laut, ketinggian gunung, luas benua asia. Tapi apakah mereka tahu tentang dalamnya hati sesorang? Semua itu abstrak. Andai dalam cinta dan kehidupan ada rumus praktis, I think, everything is easy. But, it just acting and not real think.


Sebelum kamu penuhin ember kamu dengan air mata yang nggak penting, lebih baik kita tahu dulu perbedaan antara jatuh cinta dan naksir. Jangan sampai, kesedihan kamu berlarut berkepanjangan ketika kamu patah hati, dan selalu mengatakan, “He/ She is the only one I love!” Dan yang lucunya, baru dua minggu putus udah cari gebetan lagi. Hahaha, gokil memang!

Apa sih bedanya jatuh cinta sama naksir???


Kedua hal itu memang beda-beda tipis. Tipisnya terletak pada kadar hati.
Orang yang jatuh cinta kadar perasaanya 70% cinta-30% jaga-jaga kalo suatu saat putus, bahkan ada yang cintanya 100%.
Kalo naksir justru sebaliknya. 30% cinta-70% jaga-jaga kalau ada barang yang lebih “baru”.

Nha, jika kamu termasuk orang yang didera virus merah jambu, ada beberapa rules yang harus kamu tahu.


Rule 1,


Silly things you did for love, don’t do it!!! Jangan pernah lakukan hal-hal konyol. Biasanya, orang yang jatuh cinta perasaannya selalu membabi buta. Tetapi ketika patah hati mereka pasti bete, nangis seember penuh sambil guling-gulingan, selalu sensitive dan ngebetein orang. Selalu bersikap seperti ini, bikin orang-orang bete liatnya. Ingat! Orang-orang di sekitar kamu bukan Deddy Corbuzier yang bisa baca pikiran kamu. Mereka nggak bakal tahu kenapa kamu diam seharian ngurung di kamar! Life goes on, Gals!! Jangan buang waktumu percuma!!

Rule 2,


Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa dialah cinta sejati kamu. Ingat pernyataanku sebelumnya, “Dan yang lucunya, baru dua minggu putus dah cari gebetan lain”. Buatlah deadline kebahagiaan kamu. Maksudnya, jangan terlalu menikmati betul kisah asmaramu. Jangan sampai, saking girangnya, kamu akan melakukan apapun untuk pacarmu. Segalanya akan kamu berikan untuknya. Itu akan menjadi cikal bakal kehancuran kamu. Jangan sampai rugi kuadrat! Key!

Rule 3,


Keep asking your heart!

hidup tuh memang paling asyik dan makin seru apabila diiringi nuansa romance dalam setiap diri tiap insan. Sebagai insane biasa sudah sewajarnya ktika rasa itu tumbuh dalam relung hati kita. Yah, walaupun banyak ruginya, tapi nggak ada salahnya donk kalau kita ambil ibrahnya, ambil manfaatnya. Kita ambil sisi positifnya, dan sebisa mungkin saring sisi negatifnya.
Anyway, se-silly dan senorak apapun hal yang kita lakukan ketika jatuh cinta, itu bisa jadi kenangan manis yang mungkin bisa dilaminating, haha. Walaupun nggak sampai pacaran, sahabatan pun boleh juga, yang penting tulus. So, buat yang masih alone aja, don’t worry be happy! Tunggu aja, suatu saat nanti pasti ada soulmate yang diberikan oleh Sang Khalik untuk kita umatNYA. Sambil nunggu, nggak ada salahnya juga kerjain hal-hal positif, kayak money gathering gitu. Cheer up,Friend!!!

17 PESAN UTAMA PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT

1. Ibu hamil memeriksakan kehamilannya sedini mungkin dan paling sedikit 4 kali selama masa kehamilan.
2. Ibu hamil agar memeriksakan diri dan meminta pertolongan persalinan kepada bidan.

3. Ibu memberikan ASI saja kepada bayinya selama 4 bulan pertama kehamilannya.

4. Semua bayi harus diimunisasi lengkap sebelum berusia 1 tahun.

5. Semua bayi dan balita harus ditimbang berat badannya sejak lahir sampai usia 5 tahun di posyandu atau sarana kesehatan.

6. Setiap orang agar makan makanan yang mengandung unsur zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur sesuai dengan Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS).

7. Semua orang menggunakan garam yodium untuk keperluan nakan sehari-hari.

8. Ibu hamil agar minum tablet tambah darah darah atau tablet besi selama kehamilannya.

9. Semua orang agar membuang air besar atau tinja di jamban atau WC.

10. Semua orang agar mencuci tangan dengan sabun setelah buang air besar dan waktu akan makan.

11. Semua orang agar menggunakan air bersih dan untuk minum agar dimasak terlebih dahulu.

12. Setiap rumah, halaman dan pekarangan agar selalu bersih, bebas dari sampah dan bebas dari sarang nyamuk.

13. Setiap orang agar menggosok gigi paling sedikit 2 kali, yaitu sesudah makan dan sebelum tidur.

14. Semua orang agar tidak merokok, terutama bila berdekatan dengan ibu hamil, bayi dan di tempat umum.

15. Semua orang agar menyadari bahaya HIV/AIDS dan berperilaku positif untuk terhindar dari HIV/AIDS namun tidak mengucilkan penderita.

16. Semua orang agar berolahraga secara teratur.

17. Semua orang agar menjadi peserta Dana Sehat (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat).

PESAN-PESAN POKOK PHBS

A. PESAN-PESAN POKOK KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)

1. Ibu hamil memeriksakan kehamilannya minimal 4 kali selama masa kehamilannya, ke sarana kesehatan dan minum pil tambah darah setiap hari.

2. Ibu yang akan bersalin melakukan persalinan di sarana kesehatan atau ke tenaga kesehatan.

3. Ibu yang mempunyai bayi agar memberi ASI Eksekutif pada bayinya.

4. Ibu membawa bayi dan balitanya setiap bulan ke posyandu atau sarana kesehatan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangannya.?


B. PESAN-PESAN POKOK PANGAN DAN GIZI

1. Makan makanan yang bervariasi, makanan Indonesia dengan gizi yang seimbang.

2. Menggunakan garam beryodium.

3. Ibu hamil agar menambah makanan yang mengandung zat besi.

4. Mengamankan makanan dari hal-hal yang dapat menimbulkan pencemaran.

C. PESAN-PESAN POKOK KESEHATAN LINGKUNGAN

1. Menggunakan jamban (WC) apabila buang air besar, bagi bayi dan orang sakit kotorannya dibuang ke jamban.

2. Menggunakan air bersih (tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna) dan air untuk diminum perlu dimasak terlebih dahulu.

3. Membuang sampah pada tempatnya.

4. Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih sebelum makan, menyiapkan makanan dan sesudah buang air besar.

D. PESAN-PESAN POKOK GAYA HIDUP

1. Berolahraga secara teratur.

2. Menghindari rokok.

3. Menghindari minuman keras dan obat berbahaya.

4. Menyadari bahaya AIDS, dan ikut berupaya menanggulangi.

E. PESAN-PESAN POKOK DAN PERAN SERTA DALAM UPAYA KESEHATAN

1. Ibu hamil dan anak balita mengikuti imunisasi lengkap.

2. Memanfaatkan sarana kesehatan apabila memerlukan pelayanan kesehatan.

3. Menjadi peserta Dana Sehat untuk menuju ke JPKM.

4. Melakukan kesehatan mandiri, misalnya menyediakan obat-obatan ringan dan tradisional di keluarga.