Kata orang, cinta itu ibarat kentut. Kalau ditahan akan terasa sakit tapi apabila dikeluarkan bakal memalukan.Sakit bukan main, sakit minta ampun. Mungkin perlu dokter cinta untuk mengatasi virus merah jambu ini. Sesakit dan separah itukah? Atau itu hanya pendramatisasian perasaan aja?
Have you ever your knee goes weak, your stomach does flip-flops, and your palm sweats? Kalo memang hal itu yang kamu rasakan ketika berhadapan dengan si dia, mungkin itu bisa dikatakan jatuh cinta. Gila!!Parah, kacau bin norak abis kan?? Lutut terasa lemas, perut terasa diaduk-aduk, dan telapak tangan berkeringat.
Perasaan itulah yang membuat para remaja kehilangan kendali. Semuanya mereka keluarkan, ada rasa nggak enak. Tapi akan lebih nggak enak kalau cuma dipendam. Apalagi masa-masa SMP menanjak SMA. Masa-masa itu adalah yang paling seru nyebar target inceran. Setelah keker sana keker sini, target ditetapkan, panah cupid disiapkan, langsung tembak deh! Wuiiihh, gampang banget ya rasanya. Tapi nggak semuanya mujur, ada malah yang kena apesnya.
Cinta memang nggak segampang ilmu pasti, nggak semudah matematika atau malah nggak se-easy sulap. Percaya deh, walau aku yakin banyak yang protes.
Matematika yang notabene bisa bikin rambut selalu keriting walau sesering apapun dibonding, rambut jigrak-jigrak kaku, atau malah bikin rontok dan alhasil botak, itu nggak begitu menyusahkan. Justru sebaliknya, matematika dan ilmu pasti lainnya akan menyenangkan jika kita tahu benar rumus apa yang harus kita gunakan untuk menyelesaikan suatu soal.
Begitu juga sulap, atau ilmu yang hanya diketahui oleh beberapa orang yang dianggap “beruntung”. Mereka bisa membaca pikiran orang lain dengan mudah.
Dua hal tersebut bisa dijadikan pembanding dalam cinta dan kehidupan. Bedanya dalam kehidupan nyata, nggak ada rumus pasti untuk mengetahui apakah si dia juga suka denganku, apakah hal a, b, atau c akan membuatnya senang, ataukah hal yang aku lakukan ini adalah benar? Terkadang malah hal yang kita perbuat adalah sebaliknya, melenceng jauh dari perhitungan yang ada. Para ahli pasti tahu berapa kedalaman laut, ketinggian gunung, luas benua asia. Tapi apakah mereka tahu tentang dalamnya hati sesorang? Semua itu abstrak. Andai dalam cinta dan kehidupan ada rumus praktis, I think, everything is easy. But, it just acting and not real think.
Sebelum kamu penuhin ember kamu dengan air mata yang nggak penting, lebih baik kita tahu dulu perbedaan antara jatuh cinta dan naksir. Jangan sampai, kesedihan kamu berlarut berkepanjangan ketika kamu patah hati, dan selalu mengatakan, “He/ She is the only one I love!” Dan yang lucunya, baru dua minggu putus udah cari gebetan lagi. Hahaha, gokil memang!
Apa sih bedanya jatuh cinta sama naksir???
Kedua hal itu memang beda-beda tipis. Tipisnya terletak pada kadar hati.
Orang yang jatuh cinta kadar perasaanya 70% cinta-30% jaga-jaga kalo suatu saat putus, bahkan ada yang cintanya 100%.
Kalo naksir justru sebaliknya. 30% cinta-70% jaga-jaga kalau ada barang yang lebih “baru”.
Nha, jika kamu termasuk orang yang didera virus merah jambu, ada beberapa rules yang harus kamu tahu.
Rule 1,
Silly things you did for love, don’t do it!!! Jangan pernah lakukan hal-hal konyol. Biasanya, orang yang jatuh cinta perasaannya selalu membabi buta. Tetapi ketika patah hati mereka pasti bete, nangis seember penuh sambil guling-gulingan, selalu sensitive dan ngebetein orang. Selalu bersikap seperti ini, bikin orang-orang bete liatnya. Ingat! Orang-orang di sekitar kamu bukan Deddy Corbuzier yang bisa baca pikiran kamu. Mereka nggak bakal tahu kenapa kamu diam seharian ngurung di kamar! Life goes on, Gals!! Jangan buang waktumu percuma!!
Rule 2,
Rule 3,
Keep asking your heart!
hidup tuh memang paling asyik dan makin seru apabila diiringi nuansa romance dalam setiap diri tiap insan. Sebagai insane biasa sudah sewajarnya ktika rasa itu tumbuh dalam relung hati kita. Yah, walaupun banyak ruginya, tapi nggak ada salahnya donk kalau kita ambil ibrahnya, ambil manfaatnya. Kita ambil sisi positifnya, dan sebisa mungkin saring sisi negatifnya.
Anyway, se-silly dan senorak apapun hal yang kita lakukan ketika jatuh cinta, itu bisa jadi kenangan manis yang mungkin bisa dilaminating, haha. Walaupun nggak sampai pacaran, sahabatan pun boleh juga, yang penting tulus. So, buat yang masih alone aja, don’t worry be happy! Tunggu aja, suatu saat nanti pasti ada soulmate yang diberikan oleh Sang Khalik untuk kita umatNYA. Sambil nunggu, nggak ada salahnya juga kerjain hal-hal positif, kayak money gathering gitu. Cheer up,Friend!!!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar